Batu Granite
Bicara
soal batu granite, apa sih batuan granite itu? Batu granite adalah batu yang
berasal dari pembekuan magma pada permukaan bumi yang mempunyai temperatur
stabil. Sifat dari batu granite adalah asam, kasar, berwarna terang
keabu-abuan, hitam, dan merah kecoklatan. Batu ini banyak ditemukan karena
merupakan batuan yang berjenis intrusif, igneus, dan felsik. Biasanya batuan
granite ini ditemukan di daerah pinggiran pantai, pinggiran sungai besar dan di
dasar sungai. Massa jenis batu granite sekitar 2,2 - 2,3 gram/cm3. Batu granite
ini kebanyakan berbentuk besar, kuat, dan keras. Mayoritas batuan granite ini
digunakan sebagai batuan kontruksi bangunan.
Lalu
mengapa kok diberi nama granite, dari mana asalnya? Perlu diketahui bahwa kata
granite itu berasal dari kata granum (bahasa Latin). Perlu diketahui juga bahwa
batu granite ini terbentuk dari sejumlah butiran mineral besar dan erat menjadi
satu, batu granite ini terdiri dari mineral kuarsa dan feldspar, dan hampir semua jenis batu granite ini mempunyai bentuk
yang beku dan plutonik.
Dalam
bidang industri, batuan granit ini dijadikan sebagai bahan acuan ukur dan alat
pengukur, karena sifatnya yang kedap air, kaku atau rigid, serta mempunyai
ekspansi yang sangat rendah. Batu granite ini tersebar di wilayah indonesia
yaitu meliputi Jawa, Yogyakarta, Lampung, Riau, dan Pulau Karimun. Efektivitas pertambangan
batu granite kebanyakan dilakukan di Jawa, jadi sangat mudah jika mendapatkan
batuan tersebut di Jawa.
Batu
granite ini mempunyai kelebihan yaitu, batu granit mempunyai ukuran yang lebih
besar, serta postur yang keras dan kuat sehingga menjadikan alasan untuk bahan
kontruksi bangunan yang populer. Batu granit mempunyai daya tahan lama, karena
ia tidak dapat larut dalam asam, dan jauh lebih tahan akan air hujan dan zat
asam. Dan batu granite ini menunjukkan tingkat yang jauh lebih rendah akan
kerusakan. Sehingga batuan granite ini sangat cocok untuk bahan kontruksi
bangunan.
Penambangan
batuan granite ini cukup mudah, batuan dalam bentuk balok selanjutnya dipotong
dengan ukuran-ukuran tertentu, kemudian dipoles sesuai kebutuhan. Lalu sisa
pemotongan dapat digunakan sebagai bahan material terazo. Manfaat dan kegunaan
batuan granite adalah,
a. Bahan kontruksi bangunan eksterior, seperti
gedung-gedung, jembatan, monumen, rumah sakit, kampus, bangunan-bangunan
lainnya.
b. Bahan kontruksi bangunan interior, seperti lantai,
dinding, tapak tangga, bathtube, kamar mandi, kitchen set, wastafel, perapian,
dan lain-lain.
c. Bahan pembuatan paving, seperti paving untuk jalan dan
teras rumah.
d. Batu nisan
e. Batu perhiasan, seperti akik
f. Batu pembuatan patung
g. Sebagai media panjat tebing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar